Apa Beda ANBK Semi Online dan Online Lengkap 2022

Qtech.id — Apa sih beda ANBK Semi Online denga Online serta pilihan mana yang paling baik untuk sekolah? Pada artikel ini kami akan memberikan informasi terkait kedua versi anbk dan rekomendasi versi yang terbaik untuk sekolah kalian.

Assesmen Nasional atau biasa disebut ANBK merupakan program penilaian mutu sekolah dan kesetaraan yang menggantikan UNBK yang telah mulai dilakukan ujicoba pada bulan Agustus tahun 2021 lalu.

Dalam pelaksanaannya ANBK memiliki 2 versi yaitu semi online dan online yang memiliki perbedaan dan serta kelebihan dan kekurangannya.

Beda ANBK Semi Online dan Online

Beda ANBK Semi Online dan Online
Beda ANBK Semi Online dan Online

Versi ANBK Semi Online

beda anbk semi online dan online

Seperti namanya, pada versi semi online ini komputer server maupun peserta tidak perlu menggunakan akses internet ketika ujian berlangsung karena letak server berada dilokasi yang sama ( sekolah ) dan komputer peserta terhubung ke server melalui jaringan lokal.

Bagi kalian yang mengambil moda semi online maka kalian wajib melakukan instalasi Virtual Hardsik (VHD) yang bisa didapatkan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota atau Kabupaten yang nantinya diinstall pada komputer server menggunakan virtual box oleh proktor sekolah masing-masing.

Kebutuhan Komputer Untuk Versi Semi Online

  1. Komputer Server
  2. Komputer peserta
  3. Switch Hub
  4. Proktor Browser
  5. Exambro Server
  6. Exambro Client
  7. Intel Core I5 Ke atas atau intel Xeon
  8. Ram 16 GB
  9. 2 Lan Card
  10. Hardisk Minimum 500 GB
  11. VHD
  12. Virtual Box
  13. Switch Hub
  14. Koneksi Internet pada komputer server
BACA JUGA  Tutorial Lengkap Install Windows 11

Kelebihan Versi Semi Online

Versi semi online memiliki beberapa kelebihan yaitu tidak wajib menggunakaan internet ketika ujian sedang berlangsung karena soal ujian, diunduh dari pusat melalui komputer server dan komputer peserta mengakses ke komputer server lokal tersebut.

Kekurangan Versi Semi Online

Versi semi online ini juga memiliki kekurangan yaitu pihak sekolah wajib memiliki teknisi yang mengerti terkait instalasi software dan setting komputer server, peserta hingga koneksi lokal.

Versi ANBK Online

Versi ANBK Online
beda anbk semi online dan online

Versi online ini berbeda jauh dibandingkan versi semi online dan lebih praktis karena tidak memerlukan instalasi server karena pada versi ini server berada di pusat yang diakses melalui jaringan internet begitu juga untuk komputer peserta juga terhubung ke server pusat dengan koneksi internet.

Kebutuhan Komputer ANBK Online

  1. Komputer Server
  2. Komputer atau Laptop untuk peserta ujian
  3. Browser Proktor
  4. Exambro Client
  5. Modem dengan WIFI ( untuk peserta yang menggunakan Laptop)
  6. Switch Hub ( untuk peserta yang menggunakan komputer desktop )
  7. Koneksi internet stabil dan cepat (Rekomendasi minimum 50Mbps).

Kelebihan Versi Online

Moda anbk online memiliki kelebihan dimana pihak sekolah tidak wajib memiliki teknisi khusus karena hanya perlu melakukan instalasi program saja. Selain itu moda online lebih praktis karena langsung terhubung ke server pusat dimana data langsung tersimpan di server pusat tanpa melakukan sinkronisasi.

Kekurangan Versi Online

Moda semi online juga memiliki kekurangan dimana pihak sekolah wajib memiliki akses internet yang stabil dan cepat selama proses ujian berlangsung.

Pada saat ujian bisa saja terjadi error pada komputer server pusat yang mengakibatkan tidak daat terhubungnya seluruh komputer ke server.

Cara Setting Moda ANBK

Seluruh sekolah dapat memilih moda yang akan digunakan pada ujian ANBK baik itu online maupun semi online dengan langkah :

  1. Kunjungi url https://vervaltik.data.kemdikbud.go.id/
  2. Klik Menu Akun pada pojok kanan atas
  3. Login menggunakan SSO Kemdikbud
  4. Klik Menu Kesiapan TIK pada kolom sebelah kiri
  5. Masukkan informasi terkait persiapan sekolah dan piih moda ujian anbk
BACA JUGA  Tutorial Install Wordpress Di Cyberpanel 2022

Tutorial Install ANBK Semi Online dan Online

Install ANBK Moda Online

  1. Kunjungi situs anbk pada url https://anbk.kemdikbud.go.id/
  2. Login menggunakan user serta password yang diberikan kepada sekolah masing-masing
  3. Pilih menu Proktor & Browser Client yang terletak di menu Download sebelah kanan bawah dashboar anbk
  4. Download Proktor Browser Online
  5. Download Exambrowser Client
  6. Install program tersebut pada komputer server dan client

Login ANBK Moda Online

Setelah menginstall software tersebut maka langkah selanjutnya adalah login. berikut langkahnya

Proktor ( server )

  1. Buka Aplikasi Proktor Browser Online
  2. Klik Run
  3. Login Menggunakan ID Proktor dan Password yang kalian dapat pada laman anbk Kemdikbud

Client

  1. Buka Aplikasi ExamBrowser Client
  2. Masukkan ID yang diberikan Proktor
  3. Masukkan Token yang diberikan Proktor

Mendapatkan Token Peserta ANBK Semi Online dan Online

Token peserta hanya dapat di generate oleh proktor saja melalui Aplikasi CBT SYNC, apabila anda bingung berikut langkahnya

1. Jalankan & login ke Proktor Browser. ID Proktor diaktifkan Oleh ANBK sesuai ketentuan
2. Masuk ke menu status tes.
3. Pilih Daftar Tes: 
4. Pilih kelompok
5. Tekan Rilis Token; token akan dibuka oleh ANBK sesuai ketentuan
6. Masuk ke Menu Kelompok Tes, pilih Assign All dan klik Save Changes; untuk mengaktifkan peserta login tes.
7. Username/password siswa akan muncul di web sesuai dengan waktu sesi.

Sesuai dengan ketentuan mode semi online atau full online di tetapkan oleh masing-masing sekolah.

Catatan:

Bagi sekolah yang memilih metode Full Online, Apabila memungkinkan serta memiliki komputer server dengan spek semi online ada baiknya menginstall aplikasi semi online juga. Fungsinya apabila saat ujian hendak berlangsung koneksi internet bermasalah peserta masih dapat mengikuti ujian dengan metode semi online.

BACA JUGA  5 Cara Cek Kecepatan Internet WiFi di HP dan Laptop

Itulah tadi Beda ANBK Semi Online dan Online. Semoga dapat membantu kalian

About qtech

Check Also

Mengatasi Error "File Is Too Large for the Destination File System" di Windows

Mengatasi Error “File Is Too Large for the Destination File System” di Windows

Terkadang Windows akan menolak untuk memindahkan file dengan alasan terlalu besar, meskipun tujuannya memiliki banyak …